Monthly Archives: March 2012
Bobo’in Nathan
Sejak umur 4 tahun, Nathan mulai sering mogok tidur siang, terutama pas weekend. Kadang gua juga gak terlalu ambil pusing, mungkin dia pengen memaksimalkan waktunya sama gua dan ely, soalnya weekdays kan gua orang kerja. Jadi gua biarin aja. Kadang kalau kecapean dia tidur juga sih, tapi kebanyakan ya gitu, bertingkah pas ditidurin. Kata suster sih, hari kerja juga tidurnya susah.. Di ‘pok-pok’ sejam baru tidur, itu pun tidurnya cuma sejaman. -__-’
Tadi gua kebagian nidurin dia, sama seperti weekend-weekend yang lain. Dan dia bertingkah juga, minta diceritain Animal Kaiser, terus berimajinasi nerbangin pesawat jet. Ada monster lah apa lah..
Tiba-tiba gua iseng, gua bilang aja kalau ga tidur ntar ada monster keluar. Terus dia tanya, “keluar dari mana?”
“Dari situ..” kata gua sambil nunjuk colokan listrik yang udah rusak dan ga pernah dipake.
Terus dia lihat gua dan ngomong, “Nathan bobo.”
Terus dia merem dan lima menit kemudian dengkuran halus sudah keluar dari mulut dia. Kaget gua! Dari yang ga bisa diam tiba-tiba lelap! Hahaha..
Gua ga pernah bohongin dia soal monster sebelumnya. Gua selalu berusaha jujur, gak tahu kenapa kali ini gua iseng. Dan di luar dugaan gua, it works! Apakah gua akan ulangin trik ini? Enggak. Gua gak mau anak gua kehilangan kepercayaan sama gua.
Kathleen: I am ready to race!
Me, Nate, and Kate
The new iPad
Semalam Apple mengumumkan iPad baru. Tanpa embel-embel HD ataupun angka 3 sebagai penanda bahwa ini iPad generasi ke-3, meskipun banyak orang yang sebelumnya yakin namanya iPad 3.
Sejujurnya, gua sempat merasakan adrenaline rush ketika nonton acara launchingnya. Retina Display, quad core graphics, 5MP optics. Terdengar luar biasa sekali. Langsung itung uang, bahkan sampe pre-order ke Singapore. Tapi terhenti di bagian payment.. Gara-gara harus pake kartu kredit sana. Blah.
Tapi sekarang, setelah semua settle down, kok kayaknya gak perlu-perlu amat ya. IPad 2 gua (yang dipinjemin oleh kantor) masih mumpuni banget buat sehari-hari. LTE juga belum bisa dipakai di Indonesia tercinta. Dan hey, sebagian besar aplikasi masih jalan di iPad 2. So buat apa upgrade (sekarang)?
So gua memutuskan untuk menunda pembelian iPad baru ini sampai waktu yang belum ditentukan.
Selain iPad baru, Apple juga launch iPhoto for iOS. Setelah melihat demonya gua langsung memutuskan beli! Dan so far, gua masih belum familiar banget makenya. Mungkin karena di iPhone dan iPad gua ga banyak foto (yang bagus) kali ya. Tapi looks promising, dan memang keren sih.
Shit idung gua mampet banget, mau minum Neozep dulu deh.
Down with the flu
I have been at iBox for a little over three years. Through out that period, I have gone through 11 exhibitions at JCC. 10 out of 11, I ended up with a flu. Why? I don’t know for sure. But i have identified several possible culprits:
- The amount of dust and other harmful particles floating in the air inside the exhibition area. I witnessed how they built the booths and trust me, it is NOT clean. My black shoes turned grey within minutes, all covered in dust.
- The low temperature. Somehow dyandra or whoever responsible for AC just had to set the air conditioner to the lowest possible temperature. Making most of my days there shivering in cold.
- Then there’s the long hours. Exhibition normally starts at 10:00am with preparation going one hour before that, and ends at around 10:00pm.
So here I am, down with the flu for the 11th times.


